nouranoor.com – Gresik Phonska Plus memastikan kokoh di puncak klasemen Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tadi malam (26/2). Kemenangan 3-0 atas JPE di GOR Jend. Polisi Kunarto Kab. Bogor, membawa Phonska Plus meraih gelar juara babak reguler Proliga 2026.
Pada pertandingan tersebut, kedua tim mengawali set dengan permainan yang cukup alot. Phonska Plus tampil impresif dengan terus menekan permainan JPE. Bahkan dengan 10 poin error yang tercipta, Phonska Plus tetap mampu unggul atas JPE dan set pertama berakhir dengan skor 25-20.
Memasuki set kedua, JPE mencoba tampil lebih baik dengan perubahan komposisi tim. Namun kembali, penampilan impresif Phonska Plus mampu meredam permainan JPE. Permainan solid Mediol Yoku dan kawan-kawan membuat para boomber JPE frustasi menghasilkan attack poin. Sebaliknya, Phonska Plus berhasil mengeksploitasi lini belakang JPE dan menghasilkan 14 attack poin. Set kedua kembali berakhir dengan skor 25-20.
Puncaknya di set ketiga, permainan JPE semakin memburuk. Mulai dari received yang kurang baik sehingga menyulitkan untuk mengatur serangan. Di sisi lain, Phonska Plus tetap tampil konsisten dan terus memanfaatkan peluang dari permainan JPE yang menurun. Performa apik Phonska Plus sangat terlihat, dengan menghasilkan 15 attack poin dan hanya 3 error poin. JPE pun harus mengakui keunggulan Phonska Plus, set pun berakhir dengan skor 25-17.
Kemenangan Phonska Plus tak lepas dari performa impresif dua pemain asing, Oleksandra Bytsenko yang mencetak 23 poin dan Annie Mitchem dengan 12 poin. Sementara itu, kapten tim Medi Yoku menyumbangkan 9 poin sekaligus menjalankan peran sebagai penyeimbang tim.
Di sisi lain, pemain asing JPE hanya Iana Shcherban yang mampu mencetak dua digit (12) poin. Megawati Hangestri pun hanya mecatatkan 4 poin pada laga ini.
Persiapan Final Four Proliga 2026
Kemenangan ini semakin membuktikan tangan dingin pelatih Alessandro Lodi menjadikan Phonska Plus monster team. Selain itu, menjadi rekor Phonska Plus tak terkalahkan setidaknya saat Lodi ada di sisi lapangan. Sepanjang pertandingan reguler Proliga 2026, Phonska Plus hanya kalah 2 kali saat Lodi absen hadir di lapangan.
Lodi berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan oleh anak asuhnya hingga mencapai partai puncak.
“Tentu kami berharap tren ini bisa berlanjut sampai final four dan grand final. Kami tidak mau sampai di sini saja, tapi terus berlanjut hingga kami meraih gelar juara,” pungkas pelatih asal Italia tersebut.
Sementara itu, pelatih JPE Bulent Karslioglu menegaskan akan segera melakukan evaluasi total menjelang babak final four. Ia menekankan pentingnya perubahan mental bagi para pemainnya.
“Tentu pemikiran para pemain harus diubah dan lebih bermental petarung untuk mengarungi babak final four,” kata Karslioglu.
Pertandingan di babak reguler sudah berakhir bagi kedua tim. Phonska Plus kokoh di puncak klasemen Proliga 2026 dengan mengemas 29 poin, dan JPE harus puas berada di posisi kedua dengan raihan 24 poin.
Kini persaingan memperebutkan dua tiket tersisa menuju final four. Tersisa dua perdandingan di babak reguler Proliga 2026 antara Jakarta Popsivo Polwan vs Medan Falcons (27/2) dan Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Livin Mandiri (1/3).

