Sinopsis & Fakta Unik Drakor Can This Love Be Translated?

Sinopsis & Fakta Unik Drakor Can This Love Be Translated?

Lyfe

nouranoor.com – Can This Love Be Translated? menjadi drama korea (drakor) original series Netflix yang tayang di awal tahun 2026. Dengan jumlah 12 episode, drama dengan genre romance comedy (romcom) ini sangat menghibur bagi para pencinta drakor.

Terutama bagi para penggemar aktor Kim Seon-Ho dan Go Youn-Jung, tentunya drama ini sangat dinanti. Walaupun drakor ini bergenre romcom, alur ceritanya lebih dominan dengan dialog-dialog penuh makna dan mendalam yang relate dengan relationship.

Drama ini menceritakan Joo Ho-Jin (Kim Seon-Ho), seorang penerjemah multibahasa dengan kemampuan bahasa yang luar biasa, namun sulit mengekspresikan emosi. Ia mulai bekerja sebagai penerjemah untuk aktris Cha Mu-Hee (Go Youn-Jung).

Mu-Hee memiliki pesona yang menawan dan selalu percaya diri, di sisi lain ia juga pribadi yang kesulitan dalam mengkomunikasikan perasaannya. Ho-jin menjadi penerjemah untuk perjalanan romantis lintas negara mereka.

Hubungan profesional tersebut berkembang saat mereka menavigasi perbedaan budaya dan kerentanan pribadi, belajar untuk mengekspresikan cinta melampaui sekadar bahasa.

Drama ini berhasil meraih atensi cukup tinggi dari penonton lokal dan global. Di situs IMDb, drama ini mendapat rating 7.9/10 dengan beragam ulasan positif.

Berikut ini beberapa fakta unik dari drakor Can This Love Be Translated?.

Duet Pertama Kim Seon-Ho dan Go Youn-Jung

Can This Love Be Translated? menjadi drama pertama bagi Kim Seon-Ho dan Go Youn-Jung sebagai pasangan pemeran utama. Dalam drama ini, keduanya berhasil membangun chemistry yang kuat dan natural.

Penonton benar-benar dibuat sangat menikmati alur cerita dengan karakter yang mereka perankan. Kim Seon-Ho terkenal sebagai aktor a kind man, dalam drama ini kembali berhasil memerankan karakter green flag. Begitu juga dengan Go Youn-Jung yang memberikan kesan mendalam dari karakter yang ia perankan.

Baca Juga:  Alur Cerita Drakor Idol I: Sisi Gelap Kehidupan Seorang Idol

Duet Kim Seon-Ho dan Go Youn-Jung bukanlah pilihan pertama untuk pemeran utama di drama ini. Namun pada akhirnya mereka berhasil membuat drama ini booming. Mulai dari karakter yang kuat hingga chemistry apik keduanya yang berhasil menyentuh hati penonton.

Drama Original Karya Hong Sisters

Drama ini merupakan karya original dari penulis Hong Jung-Eun dan Hong Mi-Ran yang terkenal dengan julukan Hong Sisters. Sejak awal, Hong Sisters sudah mengadang-gadang drama ini sebagai salah satu proyek ambisius. Seperti karya sebelumnya, di antaranya ada The Master’s Seon, Hotel Del Luna, dan Alchemy of Souls yang berhasil pecah di pasaran.

Can This Love Be Translated? juga menjadi proyek prestisius yang untuk pemilihan karakter utamanya tidak mudah. Pemilihan untuk aktor yang memerankan karakter utama sudahdi mulai sejak tahun 2023.

Awalnya aktor Son Suk-Ku dan Han So-Hee yang menjadi pilihan utama Hong Sisters sebagai pemeran utama. Namun pada akhirnya keduanya menolak, tak ada alasan yang jelas tetapi dari beberapa sumber mengatakan karena keduanya sudah ada jadwal drama untuk di waktu yang sama.

Penulis Hong Sisters memang jenius, setelah pilihan pertama tak berhasil mereka menjatuhkan pilihan pada Kim Seon-Ho dan Go Youn-Jung. Dan hasilnya tak mengecewakan sama sekali dan berhasil sukses besar.

Pendalaman Karakter 4 Bulan

Kim Seon-Ho yang memerankan Joo Ho-Jin seorang seorang penerjemah multibahasa dengan kemampuan bahasa yang luar biasa. Ho-Jin digambarkan memiliki kemampuan setidaknya lima bahasa, mulai dari bahasa korea, jepang, mandarin, inggris, dan spanyol.

Kim Seon-ho mempersiapkan dirinya sekitar 4 bulan sebelum dan selama awal masa syuting untuk mempelajari beberapa bahasa yang dibutuhkan perannya sebagai penerjemah profesional. Ia belajar bahasa seperti Italia dan Jepang bersama guru khusus untuk tiap bahasa agar pengucapan dan ekspresi terdengar lebih autentik di layar.

Baca Juga:  Panji Tengkorak, Film Animasi Terbaru Tayang Akhir Agustus 2025

Syuting di 4 Negara

Mengikuti alur cerita, drama ini mengambil latar lokasi di empat negara yaitu Korea, Jepang, Italia dan Kanada. Tidak menggunakan CGI, tetapi proses syuting langsung di negara-negara tersebut. Sutradara Yoo Young-Eun dan penulis Hong Sisters tentunya sangat detail untuk drama ini.

Beberapa tempat ikonik yang menjadi latar lokasi syuting di antaranya Sunday Arvo di Local Stitch Yaksu, Korea yang menjadi lokasi lokasi pertemuan karakter utama. Kemudian ada Gokurakuji Station, Jepang, stasiun kayu klasik yang sering muncul dalam adegan perjalanan mereka.

Untuk di Italia ada Roma & area Tuscany dan Piazza IV Novembre (Perugia), sedangkan Kanada di lokasi alam sekitar Alberta termasuk Banff National Park.

Pemilihan lokasi-lokasi tersebut tidak sembarang, tetapi memang menyesuaikan dengan alur cerita yang menguatkan setiap dialog-dialog sehingga semakin bermakna.

Dialog dan Simbol Tersembunyi

Seperti diketahui drama ini bergenre romcom, namun alur ceritanya sendiri lebih dalam bahkan tidak bisa dianggap drama yang ringan. Dialog-dialog mendalam dan simbol yang memiliki makna mendominasi alur cerita drama ini. Berikut beberapa potongan dialog bermakna dari drama ini:

  • Naskah dengan Coretan Tangan
    Mu-hee sering mendapat skrip wawancara yang sudah disiapkan agensi. Namun ia kerap menambahkan coretan kecil di pinggir halaman. Coretan itu melambangkan keinginannya untuk menjadi autentik. Bahwa hidupnya selama ini seperti skrip yang tertata, tapi tidak utuh miliknya.
  • Headset Penerjemah
    Headset yang selalu dipakai Ho-jin melambangkan bahwa ia tidak pernah benar-benar hadir secara emosional. Ia selalu “mendengar lewat alat,” bukan langsung dari hati. Saat di momen penting ia melepas headset, itu bukan sekadar aksi fisik, melainkan bahwa ia mulai mendengar Mu-hee tanpa filter profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *